Kabupaten Dan Provinsi Gorontalo Sukses Jadi Tuan Rumah PENAS XVII
Kabupaten dan Provinsi Gorontalo Sukses Jadi Tuan Rumah PENAS XVII
Kabar melegakan datang dari salah satu peserta Pekan Nasional (PENAS) XVII asal kontingen Provinsi Kalimantan Barat, yakni Bapak Yoyok Sunaryo. Setelah sebelumnya sempat harus menunda kepulangan lantaran kondisi kesehatannya yang menurun sehingga mengharuskannya menjalani perawatan medis hingga benar-benar pulih, kini ia akhirnya dapat bernapas lega dan telah diberangkatkan kembali menuju kampung halamannya. Diketahui, Yoyok harus mendapatkan penanganan intensif dan dirawat inap di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Tibawa yang terletak di Kabupaten Gorontalo. Rangkaian kejadian ini bermula pada hari Jumat malam, tepatnya pada tanggal 26 Juni 2026, sekitar pukul 20.05 WITA. Saat itu, Yoyok yang tengah beristirahat di tempat menginapnya, yakni Hotel Rukun, tiba-tiba mengeluhkan kondisi tubuhnya yang diserang demam tinggi serta mengalami kesulitan untuk makan. Menyadari kondisinya yang tidak memungkinkan, ia segera mengambil tindakan cepat dengan menghubungi Abun, salah satu anggota tim Liaison Officer (LO) yang bertugas. Mendapat laporan tersebut, Abun dengan sigap langsung berkoordinasi secara tanggap dengan tim kesehatan setempat, yang berujung pada evakuasi cepat Yoyok menuju Puskesmas Tibawa agar segera mendapatkan penanganan medis secara intensif dan memadai.
Berkat perawatan intensif tersebut, pada hari Minggu, 28 Juni 2026, tepat pada pukul 11.00 WITA, kondisi kesehatan Yoyok menunjukkan perkembangan yang sangat positif. Ia dinyatakan membaik dan secara resmi diperbolehkan pulang dari Puskesmas Tibawa. Kabar baik mengenai kepulihan ini turut dikonfirmasi dan dibenarkan oleh Inspektur Provinsi Gorontalo, Bapak Zukri Surotinojo, yang juga mengemban amanah sebagai koordinator Tim LO khusus untuk kontingen Kalimantan Barat. Dalam pernyataannya pada hari Minggu (28/6/2026), Zukri menceritakan bahwa ia sempat meluangkan waktu untuk datang menjenguk langsung kondisi Yoyok di Puskesmas Tibawa pada malam sebelumnya, yakni tanggal 27 Juni 2026. Saat kunjungan tersebut, suhu badan Yoyok terpantau masih sangat tinggi yang dibarengi dengan tekanan darah yang juga melonjak. Namun, Zukri memanjatkan rasa syukur yang mendalam karena pada keesokan harinya, tepatnya tanggal 28 Juni, kondisi pasien sudah jauh lebih stabil. Berdasarkan hasil pemeriksaan dan rekomendasi langsung dari dokter yang merawatnya, Yoyok pun dinyatakan layak dan aman untuk melakukan perjalanan kembali ke daerah asalnya. Lebih lanjut, Zukri menjelaskan rute kepulangan Yoyok yang langsung dijadwalkan pada hari Minggu siang itu juga. Yoyok bertolak dari Gorontalo dengan menumpangi pesawat udara Lion Air pada pukul 14.00 WITA, membawa harapan besar untuk segera berkumpul dan bertemu kembali dengan keluarga tercintanya. Zukri juga tak lupa menyampaikan rasa terima kasihnya yang tulus kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dan bersinergi dalam membantu proses penanganan peserta PENAS XVII ini.
Respons cepat dan penanganan maksimal yang diberikan kepada Yoyok Sunaryo ini sontak menuai apresiasi serta pujian tinggi dari berbagai pihak, salah satunya datang langsung dari Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, yakni Bapak Ali Topan. Dalam kapasitasnya yang juga merangkap sebagai Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Kapuas Hulu, Ali Topan menyampaikan ungkapan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya. Ia sangat mengagumi tingkat dedikasi, komitmen, serta keikhlasan yang luar biasa dari seluruh jajaran Tim LO dalam membantu dan melayani segala keperluan kontingen Kalimantan Barat, terkhusus lagi atas turun tangan mereka secara sigap dalam mengawal penanganan medis Bapak Yoyok Sunaryo.
Lebih jauh, Ali Topan juga memberikan apresiasi khusus atas kesigapan serta profesionalisme tim medis yang bertugas, dipadukan dengan koordinasi lintas sektor yang berjalan begitu mulus dari seluruh elemen, sehingga kondisi kritis yang dialami Pak Yoyok dapat segera ditangani dengan tepat hingga berangsur-angsur membaik dan pulih kembali. Menutup pernyataannya, Ali Topan dengan penuh kerendahan hati turut menyempatkan diri untuk memohon maaf yang sebesar-besarnya mewakili seluruh rombongan, apabila selama masa interaksi terdapat tingkah laku, sikap, maupun budi bahasa dari anggota kontingen yang mungkin kurang berkenan di hati masyarakat maupun penyelenggara setempat. "Sukses selalu untuk seluruh jajaran di kabupaten maupun di tingkat Provinsi Gorontalo yang telah menjalankan perannya dengan sangat luar biasa selaku tuan rumah penyelenggaraan PENAS XVII ini," tutup Ali Topan dengan penuh kehangatan dan rasa hormat.
Komentar
20x Dilihat
MOHAMAD DIMAS MOHI
2026-09-10
34x Dilihat
MOHAMAD DIMAS MOHI
2026-09-02
34x Dilihat
MOHAMAD DIMAS MOHI
2026-09-01
33x Dilihat
MOHAMAD DIMAS MOHI
2026-09-01
32x Dilihat
MOHAMAD DIMAS MOHI
2026-08-26
36x Dilihat
MOHAMAD DIMAS MOHI
2026-08-24